Sabtu, 24 Maret 2012

Temporary Henna Tattoos

Kalian tau Henna Tattoos ga? Well, Akhir-akhir ini aku lagi sukaaaa banget sama art yang satu itu. Awalnya aku cuma iseng-iseng mainin Henna Tube Paste sisa oleh-oleh dari Uwa waktu Umrah, tapi malah ketagihan gara-gara yaaa seru aja bereksperimen sama benda itu hehe. Pakenya juga gampang kok, kalo yang bisa pake langsung yaa dipake langsung ke bagian yang mau di tato, tapi kalo yang masih takut-takut kayak aku bisa cari designnya dulu terus pakenya ga langsung tapi pake tusuk gigi pelan-pelan

Well, kalo kalian belum tau apa itu Henna Tattoos, nih aku kasih gambarnya. Btw, ini hasil keisengan aku sendiri loh MySpace 

Henna Tattoos itu sendiri sebenernya seni kuno dari Timur Tengah, India, Mesir. Biasanya terbuat dari bahan-bahan alam kayak daun pacar, teh hitam, dsb. Kalo yang aku tau sih yaa bahan-bahannya pokoknya aman paling cuma sama beberapa orang aja ga cocok, itu juga karena alergi biasanya. Henna juga sifatnya Temporary, artinya sementara jadi bisa ilang kok :)

Awkaaay segitu aja infonya tentang Temporary Henna Tattoos -nya, kalo ada yang tau lebih detail bisa di share di comment ya!
>>read more

Rabu, 21 Maret 2012

Resume Struktur Pasar (Kelompok 4)

Pasar adalah tempat dimana pembeli bertemu dengan penjual serta tempat terjadinya kesepakatan harga antara pembeli dan penjual.

Pasar menurut segi fisik antara lain pasar swalayan, pasar raya, pasar tradisional. Sedangkan menurut jeenis barang yang dijual antara lain pasar ikan, pasar buah-buahan, pasar barang elektronik.

Struktur pasar merupakan penggolongan produsen kepada beberapa bentuk pasar. Jenis-jenis struktur pasar ada dua, yaitu:
  1. Pasar persaingan sempurna. Ditandai dengan banyaknya pembeli dan penjual, biasanya menjual barang-barang kebutuhan primer. 
  2. Pasar persaingan tidak sempurna. Ada 3 jenis pasar, yakni pasar monopoli (ditandai dengan adanya produsen tunggal), pasar monopolistik (menjual barang/menawarkan jasa yang memilki keunggulan tersendiri), dan pasar oligopoli (setiap perusahaan memiliki keputusan yg saling mempengaruhi satu sama lainnya).
>>read more

Resume Perilaku Produsen (Kelompok 3)

Produsen adalah orang yang menghasilkan barang/jasa, sedangkan produksi itu sendiri adalah proses menghasilkan barang/jasa. Produksi memiliki 2 faktor, yaitu:
  1. Faktor produksi asli, yakni suatu barang/jasa yang dihasilkan murni dari alam.
  2. Faktor produksi buatan (turunan), yakni suatu barang/jasa yang dibuat oleh manusia atau tenaga kerja.
Perilaku produsen dalam perekonomian:
  • bagi masyarakat: bertanggung jawab untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.
  • bagi pemerintah: mengubah tatanan masyarakat kearah yang lebih baik (dalam hal bisnis).
Perilaku produsen dalam kegiatan produksi antara lain perencanaan, pengorganisasian, pengarahan, pengendalian.
>>read more

Selasa, 13 Maret 2012

Resume Perilaku Konsumen (Kelompok 2)

Konsumen adalah seseorang yang menggunakan barang/jasa untuk memenuhi kebutuhannya. Sedangkan perilaku konsumen memiliki arti sebagai proses pemilihan barang/jasa oleh seseorang untuk memenuhi kebutuhannya.
Konsumen memiliki dua wujud yaitu Personal Consumer dan Organization Consumer.
Personal Consumer       : barang/jasanya digunakan untuk diri sendiri
Organization Consumer: barang/jasanya digunakan untuk keperluan organisasi
Sedangkan faktor-faktor yang mempengaruhi perilaku konsumen adalah faktor sosial, personal, psikologi, kebudayaan, keputusan pembelian ( fully planned purchase & Partialy planned purchase ).
Pendekatan perilaku konsumen ada dua, yakni:
  1. Teori Kardinal (dapat dihitung dengan nominal)
  2. Teori Ordinal
Perilaku konsumen di Indonesia antara lain:
  • Suka produk buatan luar negeri, karena menurut mereka barang buatan luar bisa menaikkan 'status' mereka di lingkungannya.
  • Gengsi, dikarenakan konsumen di Indonesia cenderung selalu ingin kelihatan 'wah' dikalangannya dan tidak mau kalah.
  • Tidak Terencana, misalnya membeli barang-barang yang tidak diperlukan hanya karena tergiur oleh promo (diskon, buy 1 get 1, dsb).
  • Berpikir jangka pendek (suka yang instant)
  • Gagap Teknologi, misalnya seseorang membeli handphone mahal dengan fitur beragam tetapi hanya bisa menggunakannya untuk telepon dan sms saja.
  • Berorientasi pada konteks, yakni menilai dari luarnya saja.
  • Suka berkumpul
  • Beragama, yakni sangat memperhatikan isu-isu tentang agama.
  • Budaya lokal
  • Kurang peduli lingkungan, misalnya berbelanja menggunakan tas plastik

>>read more

Resume Penentuan Harga Permintaan dan Penawaran (kelompok 1)

Permintaan dapat diartikan sebagai cara para konsumen untuk memenuhi kebutuhannya baik barang maupun jasa dalam jangka waktu tertentu. Bunyi hukum permintaan yakni jika harga naik, maka permintaan akan turun (berkurang) atau sebaliknya, jika harga barang turun maka permintaan akan naik (meningkat). Faktor-faktor yang mempengaruhi permintahan yakni:
  • Pendapatan konsumen, jadi jika konsumen naik pendapatannya maka konsumen cenderung membeli banyak barang dan sebaliknya.
  • Harga barang subtitusi dan komplementer. Barang subtitusi adalah barang pengganti, sedangkan barang komplementer adalah barang pelengkap. Contoh barang subtitusi teh dengan kopi. Contoh barang komplementer televisi dengan antena.
  • Selera konsumen. Jika selera konsumen naik, maka jumlah barang yang diminta akan bertambah.
  • Jumlah penduduk mempengaruhi kenaikan permintaan barang.
  • Perkiraan harga kedepan. Jadi jika suatu barang misalnya diperkirakan akan naik harganya di hari nanti maka konsumen akan membeli barang tersebut dalam jumlah yang banyak di hari ini.
Penawaran adalah kemampuan produsen untuk menawarkan produk baik barang maupun jasa kepada konsumen dalam periode tertentu. Bunyi hukum penawaran yakni jika harga naik maka jumlah barang yang ditawarkan akan bertambah, sebaliknya jika harga turun maka jumlah barang yang ditawarkan akan berkurang. Faktor-faktor yang mempengaruhi penawaran ada 5, yaitu:
  1. Biaya produksi
  2. Kemampuan perusahaan untuk memproduksi produknya
  3. Harapan perusahaan
  4. Ketersediaan sumber produksi
  5. Jumlah barang yang diminta oleh para konsumen
Untuk permintaan, kurvanya memiliki kemiringan negatif sedangkan untuk penawaran, kurvanya memiliki kemiringan positif. Keduanya sangat bergantung kepada harga.
>>read more