Kamis, 07 November 2013

V-Class: Post Test Analisis Kinerja Sistem

Pertanyaan:
Aset Sistem Informasi harus dilindungi melalui sistem keamanan yang baik. Sebut dan jelaskan langkah-langkah utama pelaksanaan program keamanan tsb.

Jawaban:
Langkah-langkah utama pelaksanaan Program keamanan (Conducting a Security Program) yaitu:
1.      Preparation of a Project Plan (Persiapan Rencana Pekerjaan)
Perencanaan proyek untuk tinjauan keamanan mengikuti item, sebagai berikut:
1.      Tujuan Review
2.      Ruang Lingkup (Scope) Review
3.      Tugas yang harus dipenuhi
4.      Organisasi dari Tim Proyek
5.      Sumber Anggaran (Pendanaan) dan
6.      Jadwal untuk Menyelesaikan Tugas

2.      Identification of asset (Identifikasi Kekayaan)
Katagori asset:
1.      Personnel (end users, analyst, programmers, operators, clerks, Guards)
2.      Hardware (Mainframe, minicomputer, microcomputer, disk, printer, communication lines, concentrator, terminal)
3.      Fasilitas (Furniture, office space, computer rom, tape storage rack)
4.      Dokumentasi (System and program doc.,database doc.,standards plans, insurance policies, contracts)
5.      Persediaan (Negotiable instrument, preprinted forms, paper, tapes, cassettes)
6.      Data/Informasi (Master files, transaction files, archival files)
7.      Software Aplikasi (Debtors, creditors, payroll, bill-of-materials, sales, inventory)
8.      Sistem Software (Compilers, utilities, DBMS, OS, Communication Software, Spreadsheets)

3.      Valuation of asset (Penilaian Kekayaan)
Langkah ke tiga adalah penilaian kekayaan, yang merupakan langkah paling sulit. Parker (1981) menggambarkan ketergantungan penilaian pada siapa yang ditanya untuk memberikan penilaian, cara penilaian atas kekayaan yang hilang (lost), waktu periode untuk perhitungan atas hilangnya kekayaan, dan umur asset.

4.      Threats Identification (Identifikasi Ancaman-ancaman)
Sumber ancaman External:
1.      Nature / Acts of God
2.      H/W Suppliers
3.      S/W Suppliers
4.      Contractors
5.      Other Resource Suppliers
6.      Competitors (sabotage, espionage, lawsuits, financial distress through fair or unfair competition)
7.      Debt and Equity Holders
8.      Unions (strikes, sabotage,harassment)
9.      Governmnets
10.  Environmentalist (Harassment (gangguan), unfavorable publicity)
11.  Criminals/hackers (theft, sabotage, espionage, extortion)

Sumber ancaman Internal:
1.      Management, contoh kesalahan dalam penyediaan sumber daya, perencanaan dan control yang tidak cukup.
2.      Employee, contoh Errors, Theft (pencurian), Fraud (penipuan), sabotase, extortion (pemerasan), improper use of service (penggunaan layanan yg tidak sah)
3.      Unreliable system, contoh Kesalahan H/W, kesalahan S/W, kesalahan fasilitas.

5.      Threats LikeIihood Assessment (Penilaian Kemungkinan Ancaman)
Contoh, perusahaan asuransi dapat menyediakan informasi tentang kemungkinan
terjadinya kebakaran api dalam satu waktu periode tertentu.

6.      Exposures analysis (Analisis Ekspose)
Tahap analisis ekspose terdiri dari 4 tugas yaitu :
1.      Identification of the controls in place
2.      Assessment of the reliability of the controls in place
3.      Evaluation of the likelihood that a threat incident will be successful
4.      Assess the resulting loss if the threat is successful

7.      Adjust controls (Pengaturan Kontrol)


8.      Prepare Security report (Persiapan Laporan Keamanan)
>>read more

V-Class: Pretest Analisis Kinerja Sistem

Pertanyaan:
Untuk mengamankan suatu Sistem Informasi menurut anda apa saja yang perlu dilindungi?

Jawab:
Keamanan merupakan faktor penting yang perlu diperhatikan dalam pengoperasian sistem informasi, yang dimaksudkan untuk mencegah ancaman terhadap sistem serta untuk mendeteksi dan membetulkan akibat segala kerusakan sistem. Ancaman terhadap sistem informasi dapat dibagi menjadi dua macam, yaitu ancaman aktif dan ancaman pasif.
·           Ancaman aktif, mencakup:
-          Kecurangan
-          Kejahatan terhadap komputer
·           Ancaman pasif, mencakup:
-          Kegagalan sistem
-          Kesalahan manusia
-          Bencana alam

Keamanan sistem informasi yang harus dilindungi terbagi menjadi 5 tingkatan. Diantaranya adalah sebagai berikut:
·           Keamanan level 0: keamanan fisik, merupakan keamanan tahap awal dari komputer security. Jika keamanan fisik tidak terjaga dengan baik, maka data-data bahkan hardware komputer sendiri tidak dapat diamankan.
·           Keamanan level 1: terdiri dari database, data security, keamanan dari PC itu sendiri, device, dan application. Contohnya : jika kita ingin database aman, maka kita harus memperhatikan dahulu apakah application yang dipakai untuk membuat desain database tersebut merupakan application yang sudah diakui keamanannya seperti oracle. Selain itu kita harus memperhatikan sisi lain yaitu data security. Data security adalah cara mendesain database tersebut. Device security adalah alat-alat apa yang dipakai supaya keamanan dari komputer terjaga. Computer security adalah keamanan fisik dari orang-orang yang tidak berhak mengakses komputer tempat datadase tersebut disimpan.
·           Keamanan level 2: adalah network security. Komputer yang terhubung dengan jaringan sangat rawan dalam masalah keamanan, oleh karena itu keamanan level 2 harus dirancang supaya tidak terjadi kebocoran jaringan, akses ilegal yang dapat merusak keamanan data tersebut.
·           Keamanan level 3: adalah information security. Keamanan informasi yang kadang kala tidak begitu dipedulikan oleh administrator seperti memberikan password ke teman, atau menuliskannya dikertas, maka bisa menjadi sesuatu yang fatal jika informasi tersebut diketahui oleh orang yang tidak bertanggung jawab. 
·           Keamanan level 4: merupakan keamanan secara keseluruhan dari komputer. Jika level 1-3 sudah dapat dikerjakan dengan baik maka otomatis keamanan untuk level 4 sudah bisa dikatakan aman.

Selanjutnya yang harus ditekankan adalah strategi dan taktik keamanan sistem informasi, seperti : 
·         Keamanan fisik: lapisan yang sangat mendasar pada keamanan sistem informasi adalah keamanan fisik pada komputer. Siapa saja memiliki hak akses ke sistem. Jika hal itu tidak diperhatikan, akan terjadi hal-hal yang tidak dikehendaki. 
·        Kunci Komputer: banyak case PC modern menyertakan atribut penguncian. Biasanya berupa soket pada bagian depan case yang memungkinkan kita memutar kunci yang disertakan ke posisi terkunsi atau tidak. 
·        Keamanan BIOS: BIOS adalah software tingkat terendah yang mengonfigurasi atau memanipulasi hardware. Kita bisa menggunakan BIOS untuk mencegah orang lain me-reboot ulang komputer kita dan memanipulasi sisten komputer kita.
·        Mendeteksi Gangguan Keamanan Fisik: hal pertama yang harus diperhatikan adalah pada saat komputer akan di-reboot. Oleh karena Sistem Operasi yang kuat dan stabil, saat yang tepat bagi komputer untuk reboot adalah ketika kita meng-upgrade SO, menukar hardware dan sejenisnya.

>>read more

Senin, 04 November 2013

Pengantar Telematika



PENGANTAR TELEMATIKA



Anggota Kelompok: 
Bela Pratama M (11110369)
Enny Nur Rosniati (12110375)  
Leily Trianasari (13110990)
Nazela Subhita  (14110931)



 Kelas:

KA08


Di minggu pertama mata kuliah softskill kami diberikan tugas untuk mencari informasi mengenai telematika, baik itu sejarahnya, pengertiannya, manfaatnya, serta contoh penerapannya. Untuk itu, agar memudahkan kami dalam pengerjaan tugas ini, maka kami mencari informasi tersebut dengan cara googling di internet.

           

Sejarah dan Pengertian Telematika

            Istilah telematika pertama kali digunakan pada tahun 1978 oleh Simon Nora dan Alain Minc dalam bukunya L'informatisation de la Societe. Istilah telematika yang berasal dari kata dalam bahasa Perancis telematique merupakan gabungan dua kata: telekomunikasi dan informatika. Para praktisi menyatakan bahwa Telematics adalah singkatan dari "Telecommunication and Informatics" sebagai wujud dari perpaduan konsep Computing and Communication. Istilah Telematics juga dikenal sebagai "the new hybrid technology" yang lahir karena perkembangan teknologi digital.

Telekomunikasi mempunyai pengertian sebagai teknik pengiriman pesan dari suatu tempat ke tempat lain, dan biasanya berlangsung secara dua arah serta mencakup semua bentuk komunikasi jarak jauh.

Sedangkan pengertian Informatika (Inggris: Informatics) mencakup struktur, sifat, dan interaksi dari beberapa sistem yang dipakai untuk mengumpulkan data, memproses dan menyimpan hasil pemrosesan data, serta menampilkannya dalam bentuk informasi.

Jadi telematika itu sendiri dapat diartikan sebagai sistem jaringan komunikasi jarak jauh dengan teknologi informasi yang lebih mengacu kepada industri yang berhubungan dengan penggunakan komputer dalam sistem telekomunikasi.

Menurut Kerangka Kebijakan Pengembangan dan Pendayagunaan Telematika di Indonesia, disebutkan bahwa telematika merupakan singkatan dari teknologi komunikasi, media, dan informatika. Sesuai dengan pendapat pemerintah, bahwa telematika diartikan sebagai singkatan dari : 

·         tele = telekomunikasi, 

·         ma = multimedia, dan 

·         tika = informatika. 

Mengacu kepada penggunaan dikalangan masyarakat telematika Indonesia (MASTEL), istilah telematika berarti perpaduan atau pembauran (konvergensi) antara teknologi informasi (teknologi komputer), teknologi telekomunikasi, dan multimedia. Dalam perkembangannya, telematika ini telah menggunakan kecepatan dan jangkauan transmisi energi elektromagnetik, sehingga sejumlah besar informasi dapat ditransmisikan sesuai jangkauan tertentu menurut keperluan sampai seluruh dunia. 



Manfaat Telematika

                  Keuntungan / manfaat telematika bagi masyarakat antara lain adalah:

1. Dalam e-Business secara nyata dapat menekan biaya transaksi dalam berbisnis dan memberikan kemudahan dalam diversifikasi kebutuhan.

2.   Dalam e-Goverment bisa meningkatkan kinerja pemerintah dalam menyediakan informasi dan layanan untuk masyarakat.

3.  Dalam bidang kesehatan dan juga pendidikan secara nyata juga telah memberikan nilah tambah bagi masyarakat luas.

4. Telematika cukup memberi warna tersendiri dalam perekonomian nasional. Ditandai dengan mulai maraknya sekelompok anak muda membangun bisnis baru menggunakan teknologi Internet, maka Indonesia tak ketinggalan dalam booming perdagangan elektronis / electronic commerce (e-commerce).

5.  Sebagai core bisnis industry perdagangan, efisensi dan peningkatan daya saing perusahaan.

Berbagai macam bentuk yang menjadi dampak negatif dari penggunaan telematika juga merebak luas pada masyarakat. Dampak ini akan memunculkan dan merubah pola kehidupan, bekerja, berusaha bahkan merubah falsafah pada bidang-bidang tertentu. Dampak yang pasti adalah akan terjadinya perubahan minat bekerja yang lebih efisien dalam arti benefit to cost ratio, efektif dalam arti kualitas produk, jasa, dan pemerataan distribusi produk jasa kepada masyarakat. Dampak yang akan muncul penggunaan telematika baik secara langsung maupun tidak langsung, yaitu:

1.      Penghematan transportasi dan bahan bakar.

2.      Menghindarkan jam-jam yang tidak produktif menjadi lebih produktif.

3.      Mengembangkan konsep kegiatan tersebar secara merata ke seluruh daerah.

4.      Menyuguhkan banyak pilihan sarana telekomunikasi.



Penerapan Telematika dalam Bidang Kesehatan

           Salah satu penerapan telematika dalam bidang kesehatan adalah e-Health dan Telemedicine. Apa yang dimaksud dengan e-Health dan Telemedicine?

e-Health merupakan aplikasi teknologi komunikasi dan informasi yang mencangkup keseluruhan cakupan fungsi yang mempengaruhi sektor kesehatan. E-Health merupakan solusi Enterprise di bidang kesehatan karena melibatkan banyak pihak mulai dari masyarakat sampai dengan Produsen Obat/Farmasi. Electronic Medical Records (EMR) merupakan bagian fundamental dari e-Health. EMR memberikan fasilitas sharing data medical record antar institusi kesehatan (Rumah Sakit, Puskesmas, dan lain-lain).

Manfaat eHealth yaitu :

1. Dengan eHealth, masyarakat mendapatkan manfaat dari pendidikan kesehatan untuk mencegah penyakit.

2. E-Health memberikan informasi medical record secara akurat sehingga mengurangi medical error.

3.   E-Health meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan dan mengurangi biaya kesehatan.



Sedangkan telemedicine merupakan suatu layanan kesehatan antara dokter atau praktisi kesehatan dengan pasien jarak jauh guna mengirimkan data medik pasien menggunakan komunikasi audio visual mengunakan infrastruktur telekomunikasi yang sudah ada misalnya menggunakan internet, satelit dan lain sebagainya.

Komponen penyusun teknologi telemedicine adalah pasien, dokter, internet dan praktisi kesehatan. Pasien memiliki jarak yang jauh dengan dokter. Apabila pasien ingin memeriksa kesehatan mereka tidak perlu berangkat ke tempat dokter, ini untuk penyakit yang kecil dan menengah dan untuk perawatan jalan. Untuk pasien dengan sakit parah dan perlu rawat inap hal ini sulit diterapkan,tetapi masih dalam tahap pengujian. Misal untuk pasien sakit jantung, kanker, tumor dan lain-lain. Antara pasien dengan praktisi kesehatan harus memiliki jaringan internet yang terhubung secara global sehingga pasien bisa menggunakan telemedicine.

Manfaat telemedicine yaitu :

·    Mempercepat akses pasien ke pusat-pusat rujukan.

·  Mudah mendapatkan pertolongan sambil menunggu pertolongan langsung dari dokter-dokter pribadi.

·  Pasien merasakan tetap dekat dengan rumah dimana keluarga dan sahabat dapat memberikan dukungan langsung.

·     Menurunkan stres mental atau ketegangan yang dirasakan di tempat kerja.

·    Menseleksi antara pasien-pasien yang perlu dibawa ke rumah sakit dan pasien yang tidak perlu perawatan di rumah sakit akan tetap tinggal di rumah.

Perkembangan E-Health di Indonesia

Perkembangan e-health di Indonesia, tidak seperti negara-negara di Eropa, New Zealand, Perancis, dan negara Barat lainnya. Memang tanda-tanda menuju ke sana sudah mulai terlihat dengan semakin maraknya kajian mengenai dunia informatika kedokteran, milis-milis kedokteran yang bertebaran di internet, juga situs-situskesehatan dan dunia medis yang mulai banyak dibangun. Beberapa milis kesehatan Indonesia yang sudah beroperasi di internet :
- kesehatan@yahoogroups.comkesehatan@yahoogroups.com  
- kesehatan-indonesia@yahoogroups.comkesehatan-indonesia@yahoogroups.com 
- seks-kesehatan@yahoogroups.comsekskesehatan@yahoogroups.com 

Sedangkan beberapa website yang bisa mewakili e-health di Indonesia adalah : 
- http://www.idionline.org(situs yang dikelola oleh IkatanDokter Indonesia – IDI )
- http:// www.pdpersi.co.id(situs yang dikelola oleh Persatuan Rumah Sakit Indonesia – PERSI)
 - http: //www. kalbe. co.id(situs yang dikelola oleh perusahaan farmasi Kalbe Farma)



Sumber:






















>>read more

Minggu, 27 Oktober 2013

Pengantar Telematika



PENGANTAR TELEMATIKA

Anggota Kelompok:
Bela Pratama M (11110369)                           Enny Nur Rosniati (12110375)          
Leily Trianasari (13110990)                             Nazela Subhita  (14110931)

 Kelas:
4KA08
 
Di minggu pertama mata kuliah softskill kami diberikan tugas untuk mencari informasi mengenai telematika, baik itu sejarahnya, pengertiannya, manfaatnya, serta contoh penerapannya. Untuk itu, agar memudahkan kami dalam pengerjaan tugas ini, maka kami mencari informasi tersebut dengan cara googling di internet.
           
Sejarah dan Pengertian Telematika
            Istilah telematika pertama kali digunakan pada tahun 1978 oleh Simon Nora dan Alain Minc dalam bukunya L'informatisation de la Societe. Istilah telematika yang berasal dari kata dalam bahasa Perancis telematique merupakan gabungan dua kata: telekomunikasi dan informatika. Para praktisi menyatakan bahwa Telematics adalah singkatan dari "Telecommunication and Informatics" sebagai wujud dari perpaduan konsep Computing and Communication. Istilah Telematics juga dikenal sebagai "the new hybrid technology" yang lahir karena perkembangan teknologi digital.
Telekomunikasi mempunyai pengertian sebagai teknik pengiriman pesan dari suatu tempat ke tempat lain, dan biasanya berlangsung secara dua arah serta mencakup semua bentuk komunikasi jarak jauh.
Sedangkan pengertian Informatika (Inggris: Informatics) mencakup struktur, sifat, dan interaksi dari beberapa sistem yang dipakai untuk mengumpulkan data, memproses dan menyimpan hasil pemrosesan data, serta menampilkannya dalam bentuk informasi.
Jadi telematika itu sendiri dapat diartikan sebagai sistem jaringan komunikasi jarak jauh dengan teknologi informasi yang lebih mengacu kepada industri yang berhubungan dengan penggunakan komputer dalam sistem telekomunikasi.
Menurut Kerangka Kebijakan Pengembangan dan Pendayagunaan Telematika di Indonesia, disebutkan bahwa telematika merupakan singkatan dari teknologi komunikasi, media, dan informatika. Sesuai dengan pendapat pemerintah, bahwa telematika diartikan sebagai singkatan dari : 
·         tele = telekomunikasi, 
·         ma = multimedia, dan 
·         tika = informatika. 
Mengacu kepada penggunaan dikalangan masyarakat telematika Indonesia (MASTEL), istilah telematika berarti perpaduan atau pembauran (konvergensi) antara teknologi informasi (teknologi komputer), teknologi telekomunikasi, dan multimedia. Dalam perkembangannya, telematika ini telah menggunakan kecepatan dan jangkauan transmisi energi elektromagnetik, sehingga sejumlah besar informasi dapat ditransmisikan sesuai jangkauan tertentu menurut keperluan sampai seluruh dunia. 

Manfaat Telematika
                  Keuntungan / manfaat telematika bagi masyarakat antara lain adalah:
1.      Dalam e-Business secara nyata dapat menekan biaya transaksi dalam berbisnis dan memberikan kemudahan dalam diversifikasi kebutuhan.
2.      Dalam e-Goverment bisa meningkatkan kinerja pemerintah dalam menyediakan informasi dan layanan untuk masyarakat.
3.      Dalam bidang kesehatan dan juga pendidikan secara nyata juga telah memberikan nilah tambah bagi masyarakat luas.
4.      Telematika cukup memberi warna tersendiri dalam perekonomian nasional. Ditandai dengan mulai maraknya sekelompok anak muda membangun bisnis baru menggunakan teknologi Internet, maka Indonesia tak ketinggalan dalam booming perdagangan elektronis / electronic commerce (e-commerce).
5.      Sebagai core bisnis industry perdagangan, efisensi dan peningkatan daya saing perusahaan.
Berbagai macam bentuk yang menjadi dampak negatif dari penggunaan telematika juga merebak luas pada masyarakat. Dampak ini akan memunculkan dan merubah pola kehidupan, bekerja, berusaha bahkan merubah falsafah pada bidang-bidang tertentu. Dampak yang pasti adalah akan terjadinya perubahan minat bekerja yang lebih efisien dalam arti benefit to cost ratio, efektif dalam arti kualitas produk, jasa, dan pemerataan distribusi produk jasa kepada masyarakat. Dampak yang akan muncul penggunaan telematika baik secara langsung maupun tidak langsung, yaitu:
1.      Penghematan transportasi dan bahan bakar.
2.      Menghindarkan jam-jam yang tidak produktif menjadi lebih produktif.
3.      Mengembangkan konsep kegiatan tersebar secara merata ke seluruh daerah.
4.      Menyuguhkan banyak pilihan sarana telekomunikasi.

Penerapan Telematika dalam Bidang Kesehatan
            Salah satu penerapan telematika dalam bidang kesehatan adalah e-Health dan Telemedicine. Apa yang dimaksud dengan e-Health dan Telemedicine?
e-Health merupakan aplikasi teknologi komunikasi dan informasi yang mencangkup keseluruhan cakupan fungsi yang mempengaruhi sektor kesehatan. E-Health merupakan solusi Enterprise di bidang kesehatan karena melibatkan banyak pihak mulai dari masyarakat sampai dengan Produsen Obat/Farmasi. Electronic Medical Records (EMR) merupakan bagian fundamental dari e-Health. EMR memberikan fasilitas sharing data medical record antar institusi kesehatan (Rumah Sakit, Puskesmas, dan lain-lain).
Manfaat eHealth yaitu :
1.      Dengan eHealth, masyarakat mendapatkan manfaat dari pendidikan kesehatan untuk mencegah penyakit.
2.      E-Health memberikan informasi medical record secara akurat sehingga mengurangi medical error.
3.      E-Health meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan dan mengurangi biaya kesehatan.

Sedangkan telemedicine merupakan suatu layanan kesehatan antara dokter atau praktisi kesehatan dengan pasien jarak jauh guna mengirimkan data medik pasien menggunakan komunikasi audio visual mengunakan infrastruktur telekomunikasi yang sudah ada misalnya menggunakan internet, satelit dan lain sebagainya.
Komponen penyusun teknologi telemedicine adalah pasien, dokter, internet dan praktisi kesehatan. Pasien memiliki jarak yang jauh dengan dokter. Apabila pasien ingin memeriksa kesehatan mereka tidak perlu berangkat ke tempat dokter, ini untuk penyakit yang kecil dan menengah dan untuk perawatan jalan. Untuk pasien dengan sakit parah dan perlu rawat inap hal ini sulit diterapkan,tetapi masih dalam tahap pengujian. Misal untuk pasien sakit jantung, kanker, tumor dan lain-lain. Antara pasien dengan praktisi kesehatan harus memiliki jaringan internet yang terhubung secara global sehingga pasien bisa menggunakan telemedicine.
Manfaat telemedicine yaitu :
·         Mempercepat akses pasien ke pusat-pusat rujukan.
·         Mudah mendapatkan pertolongan sambil menunggu pertolongan langsung dari dokter-dokter pribadi.
·         Pasien merasakan tetap dekat dengan rumah dimana keluarga dan sahabat dapat memberikan dukungan langsung.
·         Menurunkan stres mental atau ketegangan yang dirasakan di tempat kerja.
·         Menseleksi antara pasien-pasien yang perlu dibawa ke rumah sakit dan pasien yang tidak perlu perawatan di rumah sakit akan tetap tinggal di rumah.
Perkembangan E-Health di Indonesia
Perkembangan e-health di Indonesia, tidak seperti negara-negara di Eropa, New Zealand, Perancis, dan negara Barat lainnya. Memang tanda-tanda menuju ke sana sudah mulai terlihat dengan semakin maraknya kajian mengenai dunia informatika kedokteran, milis-milis kedokteran yang bertebaran di internet, juga situs-situskesehatan dan dunia medis yang mulai banyak dibangun. Beberapa milis kesehatan Indonesia yang sudah beroperasi di internet :
·         seks-kesehatan@yahoogroups.comsekskesehatan@yahoogroups.com 
Sedangkan beberapa website yang bisa mewakili e-health di Indonesia adalah :
·         http://www.idionline.org(situs yang dikelola oleh IkatanDokter Indonesia – IDI )
·         http:// www.pdpersi.co.id(situs yang dikelola oleh Persatuan Rumah Sakit Indonesia – PERSI)
·         http: //www. kalbe. co.id(situs yang dikelola oleh perusahaan farmasi Kalbe Farma)

Sumber:
·        http://sebaztianagungprabowo.blogspot.com/2012/11/normal-0-false-false-false-in-x-none-x.html
·         http://amahabas.wordpress.com/diary/pengantar-telematika/tugas-1-pengantar-telematika/
·         http://rizkasm.blogspot.com/2012/10/pemanfaatan-telematika-di-bidang.html
·         http://ayayuitem.blogspot.com/2012/11/e-health-pengantar-telematika.html










>>read more