Selasa, 23 April 2013

Contoh Program Analisis Lesikal

Coding:
#include<string.h>
#include<ctype.h>
#include<stdio.h>
#include<iostream.h>
#include<conio.h>
void keyword(char str[10])
{ if(strcmp("for",str)==0||strcmp("while",str)==0||strcmp("do",str)==0||
     strcmp("int",str)==0||strcmp("float",str)==0||strcmp("char",str)==0||
     strcmp("double",str)==0||strcmp("static",str)==0||strcmp("switch",str)==0||
     strcmp("case",str)==0)
     printf("\n%s adalah keyword",str);
     else
     printf("\n%s adalah identifier",str);
}
main()
    {
     FILE *f1,*f2,*f3;
     char c,str[10],st1[10];
     int num[100],lineno=0,tokenvalue=0,i=0,j=0,k=0;
     printf("\nMasukkan Program C:\n");/*gets(st1);*/
     f1=fopen("input","w");
     while((c=getchar())!=EOF)
     putc(c,f1);
     fclose(f1);
     f1=fopen("input","r");
     f2=fopen("identifier","w");
     f3=fopen("specialchar","w");
     while((c=getc(f1))!=EOF)
     {
          if(isdigit(c))
          {
                tokenvalue=c-'0';
                c=getc(f1);
                while(isdigit(c))
                {
                     tokenvalue*=10+c-'0';
                     c=getc(f1);
                }
                num[i++]=tokenvalue;
                ungetc(c,f1);
          } else if(isalpha(c))
          {
                putc(c,f2);
                c=getc(f1);
                while(isdigit(c)||isalpha(c)||c=='_'||c=='$')
                {
                     putc(c,f2);
                     c=getc(f1);
                }
                putc(' ',f2);
                ungetc(c,f1);
          } else if(c==' '||c=='\t')
          printf(" ");
          else if(c=='\n')
          lineno++;
          else
          putc(c,f3);
     }
     fclose(f2);
     fclose(f3);
     fclose(f1);
     printf("\nyang merupakan Number pada program adalah: ");
     for(j=0;j<i;j++)
     printf("%d",num[j]);
     printf("\n");
     f2=fopen("identifier","r");
     k=0;
     while((c=getc(f2))!=EOF)
     {
          if(c!=' ')
          str[k++]=c;
          else
          {
                str[k]='\0';
                keyword(str);
                k=0;
          }
     }
     fclose(f2);
     f3=fopen("specialchar","r");
     printf("\nyang merupakan Simbol pada program adalah : ");
     while((c=getc(f3))!=EOF)
     printf("%c",c);
     printf("\n");
     fclose(f3);
     printf("Baris pada program : %d",lineno);
     getch();
     }

Output Program:

>>read more

Senin, 22 April 2013

Hardware dan Topologi Jaringan

Perangkat Keras (Hardware) Jaringan Komputer adalah perangkat yang secara fisik dapat dilihat dan diraba, yang membentuk suatu kesatuan, sehingga dapat membangun sebuah jaringan komputer. Beberapa contoh dari perangkat keras jaringan komputer:
Gambar 1. Modem
 
 
Gambar 2. Network Interface Card (NIC)

Gambar 3. HUB


 
 Gambar 4. Konektor RJ45

Gambar 5. Kabel UTP




Gambar 6. Bridge

Gambar 7. Switch

Gambar 8. Cluster Control Unit

Gambar 9. Front-End User


Topologi Jaringan


1. Topologi BUS
2. Topologi RING
3. Topologi STAR
4. Topologi Tree
 
 
 5. Topolgi Mesh
 
>>read more

Selasa, 16 April 2013

Media Transmisi

Media Transmisi adalah media yang digunakan untuk mengirimkan informasi dari sender ke receiver sehingga informasi tersebut sampai ke tujuan. Media transmisi digunakan untuk mempelajari bentuk jalur transmisi, karena media transmisi adalah path fisik antara transmitter dan receiver pada sistem komunikasi. Media transmisi memiliki berbagai tipe yang berbeda satu sama lain. Tipe media transmisi yang berbeda ini merupakan hal yang penting untuk mengetahui jumlah maksimum bit yang dapat dikirim per detik atau bps. Tipe media transmisi yang akan dibahas adalah tipe yang sering digunakan pada LAN, yaitu twisted pair, kabel koaksial (baik untuk transmisi baseband maupun broadband) dan serat optik.

Jenis – Jenis Media Transmisi
1. Bounded Media atau sering disebut juga guided media (media terpandu) adalah media yang mengalirkan data melalui suatu jalur fisik tertentu. Contoh:

 Coaxial Cable

Twisted Pair Cable


Fiber Optic Cable


2. Unbounded Media atau sering disebut juga unguided media (media tidak terpandu). Bentuk transmisi dalam media ini disebut sebagai wireless transmission.

Camera Infrared

WiFi 


Hotspot 


Bluetooth


>>read more

Senin, 15 April 2013

ANALISIS KARAKTERISTIK AKUSTIK SUARA MANUSIA


Latar Belakang Penelitian
Karakteristik suara manusia terdiri dari Formant, Formant Bandwith, dan Pitch. Pitch merupakan nada dasar manusia. Pitch pada laki-laki secara umum lebih rendah daripada perempuan. Formant yang secara fisis merupakan spektrum puncak ke puncak dari suara manusia berpengaruh terhadap suara vokal yang dihasilkan dan warna dari suara dari seseorang. Formant Bandwith berpengaruh untuk membedakan suara vokal apabila ada lebih dari satu orang yang berbicara.
Dari penjelasan tersebut, maka mengetahui karakteristik suara manusia yang unik merupakan hal yang menarik untuk di teliti.

Tujuan Penelitian
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik suara manusia.

Target Penelitian 
Target penelitiannya adalah membuktikan bahwa suara manusia dipengaruhi oleh pitch, formant, dan bandwidth.

Metode Penelitian 
Dalam penelitian ini digunakan perangkat lunak Praat 5.1.05 dengan cara merekam suara vokal yang diinginkan untuk setiap orang yang berbeda. Setiap perekaman suara vokal dilakukan dengan durasi waktu kurang lebih empat detik. Dari hasil rekam suara tersebut dapat diambil data pitch, formant, dan formant bandwidth.  

Hasil Penelitian
Dari hasil penelitian yang dilakukan, dapat dilihat perbedaan pitch, formant, dan bandwidth pada setiap orang yang berbeda. Keluarnya bunyi vokal yang dihasilkan seseorang dipengaruhi oleh kebiasaan orang tersebut dalam melakukan artikulasi dalam mengeluarkan suara.   

Kesimpulan
Dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa suara manusia adalah hal yang unik, yang dapat dilihat dari pitch, formant dan bandwidth yang berbeda-beda setiap orangnya.
Di masa mendatang tidak mustahil alat pengubah suara dapat dibuat yang nantinya dapat membantu seseorang. Seperti membantu seseorang yang artikulasi suaranya kurang jelas menjadi lebih jelas atau dapat membantu orang cadel menjadi tidak cadel.
>>read more